Mau Mendapat Beasiswa? Buatlah Potret Diri Anda yang "Charming"!
Telp : Tlp (0721) 487483, Fax (0721) 483704 | E-mail : pkbi_lpg1@yahoo.co.id | Alamat : Jl. Abdi Negara I, Gulak Galik, 35214  

BLOG Single

Mau Mendapat Beasiswa? Buatlah Potret Diri Anda yang "Charming"!

KOMPAS.com - Sebutlah, Anda lulusan perguruan tinggi negeri (PTN) terkenal dengan indeks prestasi kumulatif (IPK) 3,8. Dengan modal itu, Anda ingin melanjutkan studi ke jenjang S-2 di bidang food technology di Wageningen University, sebuah universitas pertanian terbaik di dunia yang berada di Belanda. Saat diminta menjelaskan mengapa Anda melamar program tersebut, kira-kira apa jawaban Anda?

Jika jawaban Anda adalah ingin memperdalam ilmu yang telah didapatkan di Indonesia atau ingin meraih karir yang baik di bidang tersebut, maka bersiaplah Anda bersaing dengan ratusan mahasiswa lain untuk bisa studi di kampus itu.

Kenapa? Karena akan ada beratus orang yang menjawab pertanyaan tersebut dengan jawaban yang sama dengan Anda. Anda tidak sendiri!

Lalu, jika ditanya lagi, manfaat apa yang akan Anda berikan dengan ilmu yang Anda akan dapatkan nanti bagi organisasi, institusi, komunitas, bangsa dan negara, apa kira-kira jawaban Anda?

Boleh jadi, dengan optimistisnya Anda menjawab akan membawa ide-ide baru bagi organisasi Anda dan berkontribusi penuh terhadap pembangunan di bidang tersebut. Jika benar itu adalah jawabannya, maka bersiap-siaplah Anda akan bersaing dengan ratusan orang yang menjawab pertanyaan itu dengan jawaban sama. Ya, jawaban yang generik dan normatif, tidak artikulatif!

Mengapa

Banyak pelajar yang menemui kesulitan dan tidak dapat menjawabnya dengan tepat dan artikulatif tentang motivasi mereka untuk meneruskan studi di luar negeri dan mengambil bidang studi tersebut.

Jawaban standar biasanya, "Saya ingin memperdalam ilmu yang saya dapat saat kuliah S-1,".

Atau, jawaban lainnya, "Saya ingin memperluas wawasan saya, atau ingin mendapat pengalaman internasional,". 

Bahkan, ada jawaban yang lebih sederhana lagi. "Karena bidang studi S-2 yang saya ambil ini sama dengan program studi S-1 saya,".

Sepertinya, pertanyaan berbau ‘mengapa’ cukup sulit dijawab oleh sebagian besar pelajar Indonesia. Padahal, pertanyaan seputar 'mengapa' itulah yang justru menjadi kunci untuk menentukan pelajar tersebut layak diterima di suatu perguruan tinggi atau menjadi penerima beasiswa.

Mengapa? Mengapa Anda ingin kuliah di negara tersebut dan mengambil bidang studi tertentu? Mengapa Anda layak menjadi penerima beasiswa? Mengapa Anda merasa lebih baik dari kandidat lain? Mengapa dari kacamata lembaga pemberi beasiswa, ‘investasi’ yang mereka tanamkan ke Anda akan mendatangkan return lebih baik ketimbang pada kandidat lain?

Mengapa universitas-universitas berkelas dunia tersebut rugi besar jika tidak memberikan Anda letter of admission? Masih banyak 'mengapa' lainnya untuk dijawab.

Komentar

KIRIM TESTIMONI ANDA DISNI ?



Masukan 6 kode diatas :
huruf tidak ke baca? klik disini refresh

Bagaimana tampilan website MyShool?

 Bagus

 Biasa Saja

 Tidak Bagus

Tempat : Bandar Lampung
Nama Klinik : Ragom Kencana
Alamat : Jalan Abdi Negara I , Gulak. Galik Bandar Lampung 35214
Telp : (0721) 487483 Fax. : (0721) 483704
Emial : pkbi_lpg1@yahoo.co.id
Jenis Layanan : Basic RH & FP
Jadwal Pelaksanaan Tes Peserta Didik Baru
Jadwal Pelaksanaan Tes Peserta Didik Baru
Kalender Pendidikan 2015
Kalender Pendidikan 2015

Kegiatan TVRI

Tujuh puluh Indonesia Merdeka adalah rakhmat tak ternilai dari Allah Yang Maha Kuasa. Kita meyakini sebagaimana.

INGIN BERGABUNG MENJADI RELAWAN PKBI

Mempunyai kepedulian terhadap visi dan misi Perkumpulan. Kepedulian terhadap PKBI dapat berupa pikiran, Tenaga maupun materi. Relawan belum tentu Anggota PKBI, namun semua Anggota PKBI tentu merupakan relawan PKBI.



Perkumpulan Keluarga Berencana Indonesia (PKBI) adalah LSM Kesehatan reproduksi dan KB. Berdiri pada tanggal 23 Desember 1957 atas dasar keprihatinan akan tingginya angka kematian ibu dan bayi di Indonesia. Oleh karenanya, melalui visi dan misinya, PKBI bermaksud mewujudkan keluarga bertanggung jawab guna mewujudkan kesejahteraan masyarakat. Keluarga bertanggung jawab tersebut mencakup lima dimensi yaitu: kelahiran, kesehatan, pendidikan, kesejahteraan dan masa depan.

Selengkapnya >

Sebagai sebuah lembaga yang berbentuk perkumpulan, maka organisasi PKBI mempunyai sistim keanggotaan yang berbasis di Cabang. Dengan bersemangatkan kerelawanan, kepeloporan, profesionalisme dan kemandirian, PKBI menempatkan anggota sebagai unsur penting yang menjadi kekuatan Perkumpulan untuk mencapai visi dan misinya.

Pendaftaran >