PERUNDUNGAN ATAU BULLYING

Perundungan atau biasa kita kena dengan sebutan bullying Sudah marak terjadi dimana-mana bahkan di sekitar kita. Perilaku perundungan ini sangat berbahaya dan sangat berdampak besar terhadap korban.  perilaku ini bukan lagi hal yang sepele tetapi hal yang sangat mengkhawatirkan apalagi bagi remaja saat ini. Berdasarkan temuan GEAS (Global Early Adolescent Study) yang dilakukan di 6 sekolah menengah pertama negeri di Bandar Lampung yang melibatkan 1440 responden menjelaskan bahwa, 41% remaja pernah mengalami setidaknya tiga atau lebih pengalaman buruk masa kecil seperti pelecehan dan penelantaran, kesulitan dalam keluarga dan terpapar perilaku buruk orang tua seperti mabuk ,menyalahgunakan obat dan masuk penjara. 15 % responden juga pernah menjadi korban kekerasan fisik oleh sebaya,  41% pernah mengalami kekerasan verbal oleh sebaya dan 13% pernah menjadi pelaku kekerasan verbal dan fisik pada sebaya dalam 6 bulan terakhir. Sedangkan 46% responden pernah mengalami kekerasan verbal oleh orang dewasa. Sangat mengkhawatirkan bukan apa yang dirasakan oleh responden tersebut yang semuanya remaja. Untuk itu yuk kita bahas tentang bullying atau perundungan dengan jelas!!

DEFINISI PERUNDUNGAN ATAU BULLYING

Keuntungan atau bullying merupakan sebuah perilaku agresif yang dilakukan oleh seseorang kepada orang lain. Biasanya perilaku tersebut dilakukan secara berulang dan dilakukan karena adanya relasi kuasa yang tidak seimbang antara pelaku dan korban.  

Perundungan dibagi menjadi dua jenis yang pertama adalah perundungan langsung dan yang kedua adalah perundungan tidak langsung.  Perundungan langsung biasanya dilakukan melalui kekerasan fisik seperti memukul mendorong dan bentuk perilaku lainnya.  Korban pun biasanya mengalami luka fisik sebagai akibat dari perundungan yang dilakukan.  sedangkan perundungan tidak langsung biasanya dilakukan secara verbal dengan mengucapkan sesuatu yang tidak menyenangkan atau menyakiti korban dan juga melalui tindakan mengucilkan korban sehingga korban tidak dapat menjalin hubungan sosial dengan teman-temannya. Saat ini perundungan tidak langsung bukan hanya sebatas kepada hubungan yang ada di dunia nyata, akan tetapi perundungan juga dapat terjadi di dunia maya seperti yang dikenal dengan istilah KBGO (Kekerasan Berbasis Gender Online ) atau cyber bullying. 

PENYEBAB PERUNDUNGAN ATAU BULLYING

Banyak faktor yang menyebabkan terjadinya perundungan atau bullying.Namun diantaranya adalah sebagai berikut:

  1. Beda dengan anggapan yang ada di masyarakat sesungguhnya orang yang melakukan perundungan seringkali merupakan orang yang memandang dirinya sendiri negatif.  Mereka seringkali memandang rendah dirinya sehingga untuk membuat dirinya merasa lebih baik mereka harus membuat orang lain terluka.
  2. Pelaku perundungan seringkali orang yang memiliki kuasa lebih. Misalnya anak laki-laki cenderung akan lebih sering melakukan perundungan terhadap anak perempuan atau anak laki-laki lain yang terlihat lebih lemah, a caranak yang secara status ekonomi lebih mapan cenderung akan melakukan perundungan terhadap anak yang lemah secara status ekonomi atau anak dari kelas yang lebih tinggi terhadap anak dari kelas yang lebih rendah.
  3. Korban terlihat lebih lemah dan rentan sehingga menjadi sasaran empuk.
  4. Perundungan seringkali terjadi karena budaya sekolah dan masyarakat sekitar yang semakin permisif terhadap perilaku kekerasan.

CIRI-CIRI KORBAN PERUNDUNGAN

Sedikit sulit untuk menyebutkan secara pasti ciri-ciri dari korban perundungan. Namun menurut Children Hospital menyebutkan gejala-gejala yang mungkin menunjukkan apabila seorang anak telah menjadi korban perundungan. antara lain adalah sebagai berikut :

  1. Menunjukkan gejala malas dan tidak bersemangat bahkan terlihat takut untuk pergi ke sekolah atau keluar rumah.
  2. Mengalami kesulitan tidur atau aku sering bermimpi buruk
  3. Sering menjauhkan diri dari pergaulan sekitar
  4. Menunjukkan gejala psikosomatis seperti sakit kepala sakit, perut tetapi ketika diperiksa ke dokter tidak terdapat penyakit apapun.
  5. Tidak memiliki ketertarikan untuk menjalin hubungan sosial dengan teman-temannya.
  6. Sering mengalami luka fisik yang tidak dapat dijelaskan.
  7. Mengalami penurunan prestasi akademik di sekolah
  8. Sering terlihat minder.

APA YANG HARUS DILAKUKAN?

Seorang korban perundungan jangan sungkan untuk meminta bantuan orang dewasa teman sebaya atau orang-orang yang dipercaya. Segera adukan dan ceritakan apa yang dilakukan oleh pelaku terhadap korban. Jika kamu seorang saksi atau seorang anak yang menyaksikan tindakan perundungan yang terjadi di depan kita makan Jangan sungkan-sungkan juga untuk meminta bantuan orang dewasa seperti guru orang tua dan orang-orang yang kamu percaya.  Laporkan dengan jelas setiap perilaku kekerasan atau perundungan sekecil apapun itu.

Bagi orang dewasa atau teman Yang mendengar cerita dari korban segera beri respon atau segera beri bantuan dan dukung korban agar tidak lagi menjadi korban perundungan.

Bagi pihak sekolah perlu dibangun sekolah yang ramah anak Budaya Anti Kekerasan harus dibangun pula di sekolah dan katakan tidak pada kekerasan atau segala bentuk perlindungan.


REFERENSI

Children Hospital. (n.a.) Bullying : Symptoms & Causes. Retrieved from (http://www..childrenhospital.org/conditions-and-treatments/conditions/b/bullying/symptoms-and-causes)

Global Early Adolescent Study (GEAS), Kesehatan Remaja Awal di Kota Bandar Lampung, Yogyakarta : UGM, 2020.

Rutgers WPF Indonesia, Modul Setara (Semangat Dunia Remaja), Jakarta : Rutgers WFH Indonesia.

Leave A Reply