Haii… saya hanif merupakan siswa kelas XI dari SMKN 4 Bandar Lampung, rasa ketertarikan saya dengan kesehatan seksual dan reproduksi dan permasalahan remaja membawa saya untuk bergabung di Sentra Kawula Muda Lampung (SKALA) PKBI Lampung. Sebagai remaja yang masih berstatus siswa saya tertarik dengan isu permasalahan remaja karena saya melihat sendiri banyak teman-teman saya yang masih kebingungan dan hilang arah dalam menyelesaikan permasalahannya dan saya pun pernah merasakannya.

Salah satu permasalahan remaja yang cukup banyak dialami adalah permasalahan kesehatan seksual dan reproduksi (KESPRO) masih banyak remaja yang percaya dan kurang memahami terkait kesehatan seksual dan reproduksi padahal paham dan menjaga KESPRO sama halnya seperti kita menjaga kesehatan secara keseluruhan karena juga merupakan bagian dari tubuh kita dan itu harus kita rawat dan jaga.

Masih banyak kalangan remaja yang menganggap bahwa ketika membahas kesehatan seksual dan reproduksi adalah hal yang tabu atau tidak perlu dibahas dikalangan usia muda karena dapat mengakibatkan hal yang tidak-tidak. Padahal pemahaman dan pembahasan KESPRO harus dimulai sedari dini mungkin dan menjadi salah satu pembahasan yang dapat sering di diskusikan di usia remaja.

Mitos – Mitos yang beredar dikalangan remaja memperparah kebingungan pada remaja itu sendiri, kurangnya informasi karena masih dianggap tabu, serta rasa penasaran di usia remaja yang sangat tinggi tanpa dibarengi pendampingan dan pemahaman sehingga banyak remaja yang kehilangan arah dan berakhir pada terjerumusnya remaja ke perilaku yang merugikan.

KESPRO tidak hanya membahas mengenai bagian dari organ reproduksi saja, tetapi lebih luas dari pada itu. Seperti halnya cara membersihkan organ reproduksi, bagaimana kita bisa memahami bagaimana perilaku seksual yang beresiko, dan bahaya apasaja apabila kita tidak bisa menjaga KESPRO dengan baik.

Sebagai remaja saya mengajak teman – teman untuk bisa menjadi remaja bertanggungjawab, baik bertanggungjawab dengan apa saja yang dipilihnya sehingga tidak muncul kerugian bagi siapa saja. Serta menjadi remaja yang berdaya dan setara.